Jakarta –
PDIP meluncurkan logo banteng terbaru pada perayaan HUT ke-53 sekaligus rakernas. Logo banteng tersebut diberi nama Barata.
Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Prananda Prabowo, menjelaskan awalnya maskot banteng diperkenalkan ke publik tanpa nama. Kemudian partai membuka sayembara nasional sejak Oktober hingga Desember 2025.
Prananda mengatakan maskot banteng yang kemudian diberi nama Barata itu bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang. Prananda menjelaskan nama Barata dipilih dengan filosofi yang mendalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” kata Prananda di lokasi HUT ke-53 PDIP, Beach City International Stadium, Ancol, Sabtu (10/1/2026).
Barata ditampilkan lewat layar dengan penampilan menggunakan hoodie berwarna merah seraya mengepalkan tangan kanan ke depan. Sementara pada bagian matanya berwarna putih dengan bola mata hitam, berbeda dari logo sebelumnya yang miliki mata merah.
“Maskot banteng bukan hanya simbol. Ia adalah energi. Energi yang tumbuh dari rakyat, untuk rakyat, nama maskot akan diumumkan besok saat perayaan HUT ke-53 PDIP,” kata Ketua Koordinator Media Pintar Perjuangan (MPP), Henky, dalam keterangan, Jumat (9/1).
Henky mengungkit kolaborasi dan semangat gotong royong yang menyatukan berbagai elemen masyarakat. Dari kolaborasi itu, lanjut Henky, lahir inovasi serta ide baru untuk menjawab tantangan zaman.
Henky menambahkan, gerakan yang diusung melalui Maskot Banteng bersifat inklusif dan terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang.
“Inilah movement, pergerakan rakyat yang nyata. Gerakan yang menumbuhkan empowerment, pemberdayaan di setiap lapisan masyarakat. Inilah makna di balik maskot banteng,” ungkapnya.
Lihat juga Video ‘Megawati Tiba di Ancol, Hadiri HUT ke-53 dan Rakernas PDIP’:
(kuf/rfs)

