Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Prabowo

Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Prabowo


Jakarta

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto atas kontribusi besar Jawa Timur dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Penghargaan ini diberikan kepada Khofifah seiring capaian Jawa Timur sebagai produsen padi dan beras tertinggi nasional sepanjang 2025. Sebelumnya, Khofifah pernah meraih penghargaan atas kiprahnya dalam pengelolaan dan pengembangan sektor kelautan.

“Alhamdulillah kami haturkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang kami terima hari ini,” kata Khofifah dalam keterangan tertulis, Jumat (9/1/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah menambahkan penghargaan ini merupakan buah dari kerja sama dan komitmen seluruh elemen Jawa Timur, mulai dari petani, Gapoktan, pemerintah daerah, Forkopimda, hingga dukungan Kementan RI, dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Penghargaan tersebut diterima Khofifah dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Halaman Kantor Kec. Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari 2026, produksi padi Jatim mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi beras mencapai 6.096.344 ton.

Angka tersebut tercatat mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2024 masing-masing 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras. Prestasi ini berhasil mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai provinsi Lumbung Pangan yang menjadi Pilar Kedaulatan Pangan Nasional.

Jawa Timur sendiri berhasil menjadi produsen padi dan beras tertinggi nasional setelah mengungguli Jawa Barat sebanyak 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras serta Jawa Tengah sebanyak 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras sepanjang tahun 2025.

“Sekali lagi ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tegas Khofifah.

Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari PrabowoKhofifah Terima Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Prabowo Foto: Pemprov Jatim

Keberhasilan tersebut turut ditopang oleh program strategis seperti mekanisasi pertanian, penyediaan bibit unggul, serta pengelolaan irigasi yang lebih efisien melalui pompanisasi dan perbaikan saluran air.

Berkat kerja keras dan sinergi berbagai pihak, sektor pertanian Jawa Timur terus menunjukkan peningkatan. Luas panen padi yang pada 2024 tercatat 1.616.985 hektar, naik 13,95 persen menjadi 1.842.519 hektar pada 2025. Kenaikan ini didukung oleh tambahan luas tanam padi tahun 2025 yang mencapai 2.426.073 hektar.

“Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89 persen sepanjang 2020 – 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan swasembada bukan sekadar data statistik, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus dijaga dan diperkuat keberlanjutannya. Khofifah optimistis, dengan konsistensi seluruh pihak, Indonesia dapat melangkah menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Secara khusus, ia berpesan agar dedikasi Jawa Timur di sektor pertanian sejalan dengan peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan ekosistem hulu hingga hilir yang lebih inklusif.

“Kami persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, apresiasi dan penghormatan disampaikan secara khusus oleh Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia atas dukungannya mewujudkan Swasembada Pangan di tahun 2025.

“Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucap Prabowo.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya khusus kepada para petani yang telah menjadi ujung tombak dalam suksesnya Swasembada Pangan 2025.

“Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tuturnya.

Prabowo optimis pengumuman Swasembada Pangan 2025 akan memperkuat laju pertumbuhan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.

Menurutnya, capaian ini membuktikan komitmen menghadirkan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak petani, serta keberhasilan swasembada tidak hanya pada beras, tetapi juga jagung dan singkong.

“Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Simak juga Video Prabowo Bangga RI Swasembada Beras, Bandingkan dengan Era Soeharto

(ega/ega)

source

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *